tokoternak.com

tempatnya beternak

Mengenali penyakit Aspergillosis, Gejala dan Penyebarannya

Mengenali penyakit Aspergillosis, Gejala dan PenyebarannyaMengenali penyakit Aspergillosis, Gejala dan Penyebarannya – Sobat tokoternak(.)com, tak bosan-bosannya kami memberikan refrensi peternakan terpercaya serta bermanfaat untuk kita semua, insyaAllah. Dalam postingan kali ini, tokoternak akan membahas beberapa isu-isu mengenai penyakit yang sering kali menyerang ayam broiler ternak kita.

Ketahuilah penyakit selalu mengintai peternakan ayam broiler  komersial. Agar penyakit tersebut terdeteksi secara dini, tidak ada salahnya bila peternak mengetahui serta memahami beberapa seluk beluk penyakit tersebut, yang dimulai dari penyebab-penyebab penyakit itu, gejala, pencegahan serta penanggulangannya.

Untuk pertama ini mari kita mengenali penyakit Aspergillosis.

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Aspergillosis fumigatus, penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak ayam broiler yang berusia lebih kurang 3 minggu. Bahkan bisa juga menyerang anak ayam yang baru saja menetas sebab telur tetasnya sudah terinfeksi jamur.Mengenali penyakit Aspergillosis, Gejala dan Penyebarannya

Lalu apa gejala-gejalanya? Sobat tokoternak, setidaknya ada empat cirri-ciri yang bisa kita ketahui apa bila ayam tersebut sudah terkena penyakit Aspergillosis ini, berikut gejala-gejalanya;

  • Kadang-kadang leher terlihat seperti didorong ke belakang, terjadi ataxia (gerakan yang tidak terkoodinasi atau istilah lain sempoyongan), lemas, dan terjadi kelumpuhan.
  • Mengalami diare (mencret), anorexia (kesulitan bernapas), dan ayam menjadi kurus.
  • Anak ayam akan sukar bernapas, terlihat mengantuk, sayap yang terkulai, ayam tidak aktif dan napas seperti di daerah pantat.
  • Sering menyerang bagian paru-paru dan kantong udara (air sac), sehingga pada organ kedua tubuh ini tampak nodul keras berwarna kuning (seperti butiran kecil jagung) abu-abu serta hitam. Namun ada baigan lain juga yang sering ditumbuhi nodul adalah trakea (biasanya di bagian syrinx), peritoneal cavity, hati serta otak.

 

Penyebaran Jamur Aspergillus fumigatus ini menyebar dalam bentuk spora, yang menyebar melalui telur tetas masuk ke dalam telur. Apabila kondisi di dalam telur tersebut ideal untuk pertumbuhan jamur tersebut  maka selanjutnya jamur akan menginfeksi embrio. Telur tersebut akan tampak hijau di candling, bila telur yang terinfeksi itu pecah maka banyak spora yang akan dilepaskan dan akan mengkontaminasi seluruh lingkungan hatchery dan tentu berakibat pada anak ayam yang baru saja menenetas serta akan terinfeksi parah.

Nah, sobat itulah beberapa gejala-gejala serta bagaimana cara Jamur Aspergillus menyebarkan penyakitnya dan tentu menyebabkan banyak anak ayam mati. Oh yah sobat tokoternak(.)com perlu diketahui juga bahwasanya tingkat kematian(mortality) ayam yang diakibatkan oleh penyakit ini bisa mencapai 60 % dan akan bertambah seiring berjalannya dengan tingkat serangan penyakit tersebut serta adanya aktivitas seperti mengiring, transfer atau vaksinasi. Semoga bermanfaat yah sobat.

Updated: April 21, 2016 — 2:45 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme