tokoternak.com

tempatnya beternak

Coccidiosis (Penyakit Berak Darah)

loading...

Coccidiosis (Penyakit Berak Darah) Coccidiosis (Penyakit Berak Darah) – Hai hai sobat tokoternak(.)com, seperti tak kenal lelah yah kami selalu menyuguhkan informasi-informasi terkini tentang pola peternakan ayam broiler yang baik dan benar. Tahukah sobat, bahwa timbul/munculnya penyakit ini disebabkan oleh protozoa genus eimeria. Penyakit ini menyerang ayam-ayam muda yang berusia 4-14 minggu. Mengapa ini bisa terjadi? Coccoidiosis terjadi kerena kondisi litter yang hangat dan kelembapan tinggi (litter basah). Namun berdasarkan daerah saluran usus yang diserang dan penyebabnya, coccidiosis dikelompokan menjadi tiga, apa saja?

  • Pertama, sepertiga usus dibagian depan (yang disebabkan oleh Eimeria acervulina). Tipe coccidiosis ini biasanya menyerang ayam tua dan berpotensi menyebabkan ayam sakit (bersifat sedang)
  • Kedua, sepertiga usus bagian belakang (disebabkan Eimeria brunette dan Eimeria tenella).
  • Ketiga, sepertiga usus bagian tengah (disebabkan oleh Eimeria necratix dan Eimeria maxima).

 

Setelah kita mengenali penyebab terjadinya penyakit ini alangkah baiknya kalau kita juga mengenal beberapa gejala yang sering kita temui nanti bila ternak kita akan terserang penyakit berak darah ini, lalu apa saja gejalanya?Coccidiosis (Penyakit Berak Darah)

  • Serangan di sepertiga usus bagian tengah menunjukkan gejala adanya enteritis di sekitar usus bagian tengah. Di beberapa kasus tertentu sering terjadi enteritis yang hebat dihampir semua bagian usus. Enteritis bisa dilihat dengan adanya pendarahan, kongesi, berak darah dan luka. Eimeria maxima mengakibatkan enteritis sedang sampai berat sepertiga usus bagian tengah. Kadang-kadang, menyebabkan penebalan di dinding usus, terjadi perdarahan di usus. Spesies ini bersifat patogen sedang sampai keras. Eimeria necratix bersifat sangat patogen dan sering menimbulkan angka kematian.
  • Ayam tentu akan mengalami diare, enteritis dan kotorannya bercampur darah.
  • Serangan sepertiga usus bagian belakang menunjukan gejala adanya enteritis di bagian bawah saluran usus (usus kecil bagian bawah, renctum, atau bagian usus buntu). Spesies ini bersifat patogen sedang. Eimeria tenella menyebabkan enteritis dan perdarahan di usus buntu dan kotoran ayam . Spesies ini bersifat sangat patogen dan menimbulkan kematian yang tinggi pada anak ayam.
  • Serangan di sepertiga usus bagian depan menunjukkan gejala adanya enteritis ringan sampai sedang dan menyebabkan penebalan mukosa usus.

 

Ketika kita sudah mengetahui gejala-gejalanya maka bukan tidak mungkin untuk kita mengetahui bagaimana cara penyebaran penyakit ini, setidaknya ada dua cara penyakit ini menyebar, pertama melewati tiupan angin; oocysts bisa juga menyebar ke farm melalui tiupan angin yang membawa debu. Bisa juga menyebar melalui sepatu, pakaian, roda kendaraan, atau melalui serangga.

Kedua, melalui  kotoran ayam, penyakit ini menyebar dengan cara coccidial oocysts yang dikeluarkan melalui kotoran ayam yang terinfeksi, kemudian mencemari litter yang dipakai di dalam kandang.

Nah, sobat itulah beberapa hal yang harus diketahui/dikenali dari penyakit ini (Coccidiosis/Penyakit Berak Darah), semoga bermanfaat yah sobat.

 

Updated: April 29, 2016 — 3:00 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme