tokoternak.com

tempatnya beternak

Pengaruh Ukuran Paruh dan Perkembangan Embrio

Pengaruh Ukuran Paruh dan Perkembangan Embrio Pengaruh Ukuran Paruh dan Perkembangan Embrio – Berkembang atau tidaknya sebuah embrio pada perkembangannya bisa dikatakan dipengaruhi oleh ukuran embrio. Kenapa demikan, Embrio berkembang sempurna, akan tetapi paruh tidak berada pada rongga udara, misalnya saja terjadi sungsang. Dalam kasus-kasus yang sama embrio tidak bisa berkembang dengan baik atau bahkan bisa mati, karena tidak bisa menghirup udara, nah berikut ini beberapa penyebab posisi paruh tidak berada di rongga udara;

  • Pakan, formulasi pakan yang kurang tepat atau bahkan salah bisa salah satu penyebab. Pemberian pakan yang tidak benar diberikan pada induk telur tetas menyebabkan terjadinya defisiensi zat gizi tertentu atau kelebihan tertentu atau kelebihan nutrisi. Dampak dari ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan posisi embrio di dalam telur menjadi tidak mapan.
  • Kelembapan pun sangat mempengaruhi hal ini, dalam masalah ini kelembapan yang terlalu tinggi bisa menjadi pemicu atau penyebabnya.
  • Temperatur terlalu tinggi pada hari pertama sampai ke-19 bisa menjadi penyebab dalam masalah ini.
  • Keterlambatan (lalai) dalam hal membalikkan telur, jika kelalaian pembalikan telur itu terjadi maka telur hanya akan stabil pada satu posisi saja.Pengaruh Ukuran Paruh dan Perkembangan Embrio

 

Sementara untuk masalah, jika posisi paruh berada di rongga namun tidak mampu Pipping, bila dalam kasus ini sedikit berbeda, jika embrio telah berkembang sempurna dan paruh sudah berada pada rongga udara, akan tetapi dalam kasus ini tidak dapat memecahkan kerabang telur untuk keluar atau disebut pipping. Walaupun pada nyatanya paruh sudah berada di dalam rongga udara.

  • Sirkulasi udara sangat mempengaruhi dalam kasus ini, sirkulasi udara kurang baik bisa menjadi penyebab pasokan oksigen tidak memadai. Dampaknya, Embrio menjadi lemah, dalam mesin tetas tradisional atau mesin tetas sederhana sirkulasi udara yang kurang baik itu bisa disebabkan karena lalai dalam membersihkan lubang ventilasi.
  • Formulasi pakan, lagi-lagi pakan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, sebab jika salah memberikan pakan pada induk ayam telur teras bisa menyebabkan embrio tersebut lemah.
  • Lain lagi bila temperatur lalai diperhatikan, apabila temperature terlalu tinggi atau rendah pada hari ke-20 sampai hari ke 21. Apabila temperatur hatcher terlalu rendah maka akan berdampak embrio lemas, tapi apabila temperatur hatcher terlalu tinggi, berdampak pada kematiaan.

 

Semoga bermanfaat, sobat tokoternak(.)com.

Updated: March 29, 2016 — 3:34 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme