tokoternak.com

tempatnya beternak

6 Persyaratan Telur Tetas

6 Persyaratan Telur Tetas6 Persyaratan Telur Tetas – pada dasarnya telur terdiri dari empat bagian penting meliputi membran, kerabang (shell) putih telur (albumen) dan kuning telur (yolk). Dan dari masing-masing bagian tersebut tersusun elemen yang berbeda, seperti kuning telur yang berperan penting saat proses penetasan adalah chalaza. Nah namun dalam proses penetaasan telur ada beberapa persyaratan yang meski diketahui. Berikut;

  • Telur Ayam Kampung (Jawa Murni) 

Saat ini sudah banyak beredar dipasaran tentang telur dari hasil persilangan antara ayam petelur , ayam broiler dan ayam local. Perbedaan itu biasanya bisa dilihat dari warna bulu yang berbeda.

 

  • Telur berasal dari Induk yang Sehat

Untuk mendapatkan telur yang baik dan bisa ditetaskan maka alangkah bijaknya kalau peternak memastikan bahwa induknya itu sehat, divaksin serta dipelihara di kandang-kandang yang bersih.

 

6 Persyaratan Telur Tetas

 

  • Ukuran besar dan warna telur yang seragam

Untuk memastikan apakah telur itu sehat atau tidak bisa dilihat dari keseragaman telur serta meyakinkan bahwa telur tersebut dihasilkan dari induk yang sehat, unggul, dan kebutuhannya tercukupi. Juga untuk melihatkan kelangsungan bibit itu terlihat dari besar atau kecilnya ukuran telur itu.

 

  • Telur Dibersihkan dengan Air Campuran Disinfektan

Agar menjaga kesterilan telur selama proses penetasan hal ini penting dilakukan. Telur yang bersih memiliki daya tetas baik bila dibandingkan dengan telur kotor. Telur kotor dikhawatirkan akan menyimpan mikrooganisme/virus yang bisa menghambat proses telur untuk menetas.

 

  • Umur Telur Kurang dari Tujuh Hari

Telur yang kurang dari tujuh hari ketika pertama kalinya keluar dari Induk memiliki komposisi telur encer. Dari sana, akan sangat berpotensi matinya embrio disebabkan karena tali kuning telur atau chalaza menjadi putus. Embrio pun mati karena kekurangan makanan.

 

  • Telur hasil dari Perkawinan Jantan dan Betina dengan Perbandingan Maksimal

Menurut keterangan peternak lewat pengalamannya, perbandingan jumlah induk lebih dari tujuh ekor maka fertile yang dihasilkan tidak lebih dari 85 %. Ketika sudah dari 3 minggu maka pejantan harus dikarantina dan diganti dengan pejantan yang sudah dikarantina sebelumnya.

Updated: March 13, 2016 — 7:58 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme