tokoternak.com

tempatnya beternak

PROSES BUDIDAYA MELON SECARA HIDROPONIK

PROSES BUDIDAYA MELON SECARA HIDROPONIK

 

Proses Budidaya Melon Secara Hidroponik – Sudah banyak mengetahui bahwa hidroponik ialah cara bertanam tanpa menggunakan media tanah. System bercocok tanam secara hidroponik, sangat cocok untuk segala jenis tanaman tak hanya sayur daun maupun sayur buah bahkan buah besar seperti semangka dan melon pun bisa ditanam dengan hidroponik. Sekarang tokoternak (.)com akan memaparkan bagaimana proses budidaya melon secara hidroponik. Sebab banyak keuntungan dan kemudahan dengan hidroponik.

Langkah awal, kita harus mempersiapkan terlebih dahulu, hal ini penting sebelum melakukan persemaian, sebab kualitas hasil panen tergantung dengan kualitas benih yang ditanam, oleh karena itu pastikan benih yang akan kita gunakan itu, benar-benar benih unggulan. Agar proses budidaya melon secara hidroponik ini berjalan dengan lancer.PROSES BUDIDAYA MELON SECARA HIDROPONIK

Persiapan media tanam, segala sesuatu harus ada persiapan yang matang, termasuk dalam hal menanam melon secara hidroponik. Nah, sama dengan proses budidaya tananam lain, proses budidaya melon secara hidroponik pun harus menyediakan peralatan yang lengkap seperti; talang air, torn penampung air, mesin pompa air, timer, stereofom/gabus, dan rangkaian penetralisir air.

Persiapan proses budidaya melon secara hidroponik ini terbagi dua yaitu, persemaian dan penyesuaian. Untuk persemaian kita bisa melakukannya dengan cara menggunakan kapas yang dibasahi, dan letakan diatas Koran diatas Nampak pelastik.PROSES BUDIDAYA MELON SECARA HIDROPONIK

Selanjutnya carilah benih yang sudah disiapkan, yang dimaksud ialah benih yang sudah direndam dengan air larutan fungisida selama 2-4 jam. Setelah 2-3 hari disemai, maka bibit tersebut akan berubah seperti berkecambah, disaat seperti itu kita bisa memindahkan bibit tersebut kedalam abu sekam yang lembab agar menyokong pertumbuhan yang lebih cepat.

Proses budidaya melon secara hidroponik berikutnya ialah melakukan penyesuaian, yakni dengan cara berikut ini; persiapan dengan menyesuaian Nampak plastic yang sudah direndam dengan air nutrisi. Lalu, lakukan persemaian kembali sampai 8-10 hari, dan jangan lupa berikan nutrisi agar tanaman mudah menyesuaikan diri.

Kita masuk kedalam proses penanaman, jika usia benih sudah mencapai 10-15 hari atau sudah muncul daun, maka selanjutnya kita tinggal memindahkan bibit tersebut kedalam media hidroponik. Pada saat masa penanaman ada hal yang harus diperhatikan yaitu sirkulasi nutrisi pada tanaman melon tersebut, atur dengan timer.

Langkah selanjutnya, kita hanya melakukan pemeliharaan dengan menjaga sirkulasi larutan nutrisi yang dibutuhkan tanaman tersebut, jangan lupa untuk memberikan ajir, agar memudahkan tanaman melon menjalar. Masa panen melon biasanya 2-3 bulan. Begitulah bagaimana proses budidaya melon secara hidroponik yang bisa kami sajikan, selamat mencoba.

Updated: January 4, 2016 — 1:49 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme