tokoternak.com

tempatnya beternak

Kekurangan dan Kelebihan Fertigasi Hidroponik

Kekurangan dan Kelebihan Fertigasi Hidroponik   Kekurangan dan Kelebihan Fertigasi Hidroponik – Fertigasi adalah aplikasi unsur hara melalui system irigasi, lebih jauh lagi fetigasi merupakan system dari hidroponik. Sesuai dengan pengertian dari Fertigasi sendiri ialah singkatan dari Fertilisasi (pemupukan) dan Irigasi.

Dengan adanya metode Fertigasi ini ada beberapa keuntungan yang diraih diantaranya ialah menekan biaya tenaga kerja pemupukan, karena pemupukan sudah dilakukaan diwaktu bersamaan dengan penyiraman. Keuntungan lain adalah peningkatan efisiensi penggunaan unsur hara karena pupuk diberikan dalam jumlah sedikit tetapi kontinyu; serta mengurangi kehilangan unsur hara (khususnya nitrogen) akibat ‘leaching’ atau pencucian dan denitrifikasi (kehilangan nitrogen akibat perubahan menjadi gas).Kekurangan dan Kelebihan Fertigasi Hidroponik

Dibalik beberapa keuntungan dari menggunakan system Fertigasi ini, ternyata ada beberapa kekurangan dan kelebihan dari system ini, berikut ini beberapa kekurangan dan kelebihan yang harus kita ketahui bersama;

Kelebihan Sistem Fertigasi
• Pemberian nutrisi sesuai dengan ukuran kedewasaan tanaman.
• Menjamin kebersihan dan menghindari dari penyakit.
• Mengatasi masalah tanah.
• Meningkatkan hasil pendapatan.
• Kualitas hasil pertanian yang lebih baik.
• Penggunaan nutrisi/pupuk yang tepat
• Hasil yang lebih banyak.Kekurangan dan Kelebihan Fertigasi Hidroponik

Kelemahan Sistem Fertigasi
• Modal awal yang relatif tinggi.
• Pengetahuan yang mendalam perihal tanaman.
• Pengurusan ladang yang berkelanjutan.
• Kerusakan sistem pengairan berpengaruh terhadap hasil pertanian.

Namun, jika kita menginginkan hasil panen yang lebih baik, ada bagusnya kita menambah beberapa unsure lainnya, setidaknya ada 16 unsur hara yang dibutuhkan tanaman pada masa pertumbuhannya. Karbon, hydrogen maupun oksigen kita bisa memperolehnya secara gratis namun sisanya harus diberikan dari luar. Unsur hara yang diberikan melalui sistem fertigasi adalah nitrogen, phosphorus, kalium, sulfur, zinc (seng) dan zat besi.Kekurangan dan Kelebihan Fertigasi Hidroponik

Yanf lebih menguntungkan lagi dari system ini ialah tanpa menggunakan tanah, jadi tanah diganti dengan arang sekam, cocopeat, perlite, rootwool, zeolite dan juga vermiculate dalam sistem fertigasi. Nah, jenis tanaman apa yang cocok dengan system fertigasi ini? Tanaman yang cocok ialah jenis tanaman sayur buah seperti; tomat, timun, strawberry, cabe, terung, dan lain-lain. Selamat mencoba.

Updated: January 30, 2016 — 10:14 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme