tokoternak.com

tempatnya beternak

BETAPA PENTINGNYA EC (ELECTRO CONDUCTIVITY) DALAM HIDROPONIK

BETAPA PENTINGNYA EC (ELECTRO CONDUCTIVITY) DALAM HIDROPONIKBetapa petingnya EC (Electro Conductivity) dalam hidroponik – jika dalam pertanian konvensional kita mengenal cangkul sebagai alat untuk membantu kegiatan bertanam maka dalam system hidroponik pun kita akan mengenal cangkul, namun cangkul yang dimaksud di sini bukan cangkul pada umumnya loh. Nah, seorang petani hidroponik itu harus memiliki ‘cangkul’ sendiri yaitu EC atau Electro Conductivity adalah alat penggukur kepekatan yang terkandung dalam larutan nutrisi/pupuk hidroponik.

Dengan adanya EC ini kita bisa mengontrol kualitas kepekatan larutan nutrisi tersebut, itulah betapa pentingnya EC (Electro Conductivity) dan ph larutan. Dengan makin tingginya konterasinya maka makin tinggi kandungan garam dalam larutan tersebut, sehingga menghantarkan arus listrik makin tinggi yang ditunjukan dengan nilai EC yang tinggi pula. Konduktivitas listrik dalam kandungan sangat mempengaruhi metabolism dalam tanama, yakni dalam hal percepatan masa fotosinesis, ada aktivitas enzim serta penyerapan ion-ion ke akar. Dan betapa pentingnya EC (Elecro Conductivity) dalam hidroponik ialah dapat menentukan lama penggunaan larutan nutrisi dalam system hidroponik.

BETAPA PENTINGNYA EC (ELECTRO CONDUCTIVITY) DALAM HIDROPONIK

EC meter adalah alat pemantau tingkat kepekatan larutan nutrisi itu penting peranannya karena dapat dengan cepat. Pada larutan nutrisi yang di aplikasikan secara sirkular, bila kepekatan larutan berkurang atau nilai EC turun berarti tanaman sudah berhasil menyerap unsur kimia yang terkandung di dalamnya, bila EC relatif tinggi berarti tanaman tidak sehat dan tidak menyerap unsur itu dengan kepekatan sebagaimana mestinya (Soeseno, 1999).

Angka EC sangat penting di dalam hidroponik sistem NFT karena berdasarkan angka inilah produktivitas tanaman bisa dipacu. Untuk tanaman kecil/belum dewasa, angka EC berkisar antara 1-1,5. Setelah dewasa atau menjelang berbunga/berbuah, EC bisa ditingkatkan sampai 2,5-4, kecuali untuk tomat yang EC nya bisa sampai 7. Pada umumnya, angka EC lebih dari 4 akan menimbulkan toksisitas pada tanaman (Untung, 2000).

 

Updated: January 21, 2016 — 3:30 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme