tokoternak.com

tempatnya beternak

Cara Membersihkan Telinga yang Tak Berbahaya

Cara Membersihkan Telinga, Maniak.info – Kita pasti merasa gak nyaman kalau banyak kotoran di telinga kita. Mengorek-ngorek telinga dengan cotton bud merupakan hal yang sering dilakukan untuk mengeluarkan kotoran tersebut.

Dalam kamus kedokteran, kotoran telinga disebut dengan serumen. Serumen berbentuk lendir lengket yang berwarna kekuningan. Namun ternyata membersihkan telinga dengan cotton bud bukanlah hal yang baik dan jauh dari aman. Lalu gimana sih cara membersihkan yang benar itu?

Tips Merawat Telinga yang Sehat

Sebelum kita bahas cara membersihkan serumen di dalam telinga, ada baiknya kita mengetahui dari mana datangnya kotoran telinga.

Kotoran telinga bukan dari debu dan bakteri? Terus apa?

Kalau masih beranggapan bahwa kotoran telinga berasal dari debu dan bakteri yang menumpuk di dalam telinga, saatnya kita buang jauh-jauh anggapan itu. Ternyata serumen a.k.a kotoran telinga dihasilkan oleh kelenjar yang berada di liang telinga. Fungsinya melapisi kulit saluran telinga sehingga terhindar dari infeksi dan kerusakan.

Nah, karena teksturnya yang lengket itulah yang menyebabkan debu serta terperangkap di dalamnya dan menumpuk. Kalau serumen tersebut gak ada, kemungkinan besar debu dan bakteri akan masuk dengan leluasa ke dalam bagian telinga yang lebih dalam. Bisa bahaya tuh!

Gak cukup sampe di situ lho kehebatan serumen ini. Bakteri yang terperangkap di dalam serumen akan klepek-klepek dan mati. Mengapa? Karena serumen ini memiliki derajat keasaman yang sangat tinggi dan membuat bakteri gak tahan. Keluar gak bisa, masuk juga gak bisa. Mati deh tuh bakteri. Lho? gak percaya kalau serumen ini asam? Coba aja rasain kalau kurang kerjaan :v

Selain fungsinya sebagai pelindung telinga dari bakteri dan debu, serumen juga berguna untuk mencegah rasa gatal pada telinga.

Serumen bisa keluar dengan sendirinya

Secara alami saluran telinga memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Ditambah lagi dengan adanya pergerakan rahang yang akan membuat serumen juga akan terdorong untuk keluar dari telinga kita. Saat kotoran telinga sudah berada pada tempat yang dapat kita lihat, barulah kita bisa membersihkannya dengan handuk hangat. Inilah cara agar telinga bersih yang paling aman. Jadi, telinga gak perlu sering dibersihkan? Jawabannya adalah gak perlu.

Tapi apa bahayanya jika kita terlalu sering membersihkan telinga? Yuk mari kita simak ulasan berikut ini :

Bahan cotton bud yang kasar dapat menyebabkan gesekan pada liang telinga. Padahal kita tahu bahwa liang telinga memiliki permukaan yang sensitif sehingga mudah terluka. Kalau sudah terluka akan sangat mungkin terkena infeksi. Ngeri banget ya…

Penggunaan cotton bud juga akan membuat serumen malah terdorong ke dalam bagian telinga yang lebih dalam dan menyebabkan masalah serius lainnya. Hal ini terjadi karena telinga tengah apalagi dalam gak punya kemampuan alami untuk mengeluarkan serumen. Alhasil, serumen akan terus menumpuk dan mengakibatkan gangguan pendengaran.

Belum cukup sampe di situ, penggunaan cotton bud yang gak hati-hati dapat menyebabkan pecahnya gendang telinga yang mengakibatkan infeksi, ketulian bahkan kematian. Sebenarnya, cotton bud hanya boleh digunakan untuk membersihkan daun telinga.

Lalu bagaimana cara merawat telinga yang aman?

Kalau kita merasakan keluhan pada telinga seperti sakit telinga, merasa ada benda asing di telinga atau terganggu dengan bau telinga yang gak sedap, kita bisa berkonsultasi ke dokter. Dokter akan memeriksa dan menggunakan peralatan khusus untuk mengeluarkan kotoran telinga. Jadi gak pake alat sembarangan ya..

Hal yang bisa kita lakukan sehari-hari untuk menjaga kebersihan telinga adalah membersihkan daun telinga dengan handuk hangat guna menyingkirkan sel-sel kulit mati dan kemungkinan serumen yang sudah sampai pada telinga bagian luar.

Cara Membersihkan Telinga dengan Cairan Amankah?

Saat ini banyak pilihan produk untuk membersihkan telinga. Masyarakat sudah banyak yang beralih dari penggunaan cotton bud ke cairan pembersih telinga yang berbahan dasar peroxida, hidrogen peroxida dan larutan garam. Bisa juga dengan meneteskan baby oil dan mineral oil.

Emang banyak sih yang dijual bebas di toko-koto atau apotek, tapi kita tetep harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya. Salah produk bisa berakibat sangat fatal. Untuk serumen yang terlanjur padat dan sulit keluar secara alami, biasanya dokter akan menggunakan cairan pelunak serumen atau yang disebut dengan cairan olitik.

Yang berbahaya itu…

Bukan hanya cotton bud yang berbahaya untuk telinga. Ternyata terapi ear candle juga TIDAK DIREKOMENDASIKAN.

Amankah Cara Membersihkan Telinga dengan Ear Candle

Terapi ini memang sempat poluler, tapi ear candle disinyalir menyebabkan masalah telinga yang lebih serius. Tuh kan emang paling aman konsultasi ke dokter THT untuk mendapat penangan yang paling tepat.

Well, udah jelas kan apa saja yang seharusnya kita lakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan telinga kita? Membersihkan telinga itu sah-sah saja tapi harus terjamin juga keamanannya! Semoga artikel mengenai cara membersihkan telinga ini dapat bermanfaat. Jangan lupa LIKE nya yaaa

Updated: July 17, 2016 — 5:18 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme