tokoternak.com

tempatnya beternak

Sampah Organik dan Anorganik

Sampah Organik dan Anorganik, MANIAK.info – Kebanyakan dari kita ketika mendengar sampah seringnya akan acuh tak acuh. Merasa jijik dan jarang yang mau menanggapai dengan serius dan dari segi positif. Padahal kalau mau dipelajari lebih dalam, sampah akan sangat banyak manfaatnya untuk kehidupan. Mari sebagai manusia yang cerdik dan bijaksana kita bahas dan sedikit memahami dengan sampah, organik dan anorganik.

Pengertian Sampah Organik dan Anorganik

Sampah Organik dan AnorganikSudah ada yang tau dengan sampai organik dan anorganik? Jika sudah pada tau lewati bagian ini, kalau masih ingin membaca mari lanjutkan, menurut wikipedia.com sampah organik merupakan sebuah barang tidak terpakai dan dibuang yang berasal dari mahluk hidup dan dapat melapuk (dekomposisi) serta dapat terurai secara alami menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dari aslinya. Sedangkan untuk sampah anorganik adalah kebalikannya, ia merupakan sampah yang berasal dari sumber daya manusia atau sampah yang berasal dari industri. Udah bisa dimengerti dan memiliki gambaran,kan untuk sampa-sampah diatas?

Manfaat Sampah Organik dan Anorganik

Jika melihat dari pengertian diatas, sampah organik memiliki ciri-ciri dari mahluk hidup dan dapat terurai. Nah, karena dapat terurai inilah sampah organik dapat memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia. Mulai dari pupuk dan ekonomi.

Sampah organik sangat baik untuk pupuk, dengan proses alami dan berasal dari alam tanpa bahan-bahan kimia, sayuran, buah, dan jenis tanaman yang kita makan terhindar dari pencemaran zat-zat berbahaya yang terserap pada tanaman tersebut. Sedangkan secara ekonomi, sampah organik yang sudah diolah bisa dijual.

Contoh Sampah Organik dan Anorganik

Sobat pasti bertanya, apa saja yang termasuk sampah organik dan anorganik, iya kan? daripada mikir definisinya satu-satu mending langsung ke contoh saja,kan? Lebih mudah dipahami. Tapi sebelum itu mari dilihat dulu, ternyata sampah organik ini masih dibagi lagi menjadi dua bagian

1. Sampah Organik Basah
Sampah organik basah adalah sebuah istilah untuk menggambarkan sampah organik yang kandungan airnya tinggi. Contoh; Nasi sisa, Sayuran sisa, Kulit Buah-buahan dan yang sejenisnya

2. Sampah Organik Kering
Kalau sampah organik kering adalah kebalikan dari organik basah. Jadi kadar air pada sampah organik jenis ini sedikit. Contoh ranting-ranting kayu, dedaunan kering, kertas dan yang sejenisnya.

Untuk contoh anorganik banyak sekali disekitaran kita seperti plastik, baterai bekas, sampah pabrik dan lain lain yang sejenis denga itu.

Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik

Tidak selamanya sampah organik diolah menjadi pupuk, ada juga sampah yang bisa diolah menjadi sesuatu yang lebih baik. Contohnya kompos yang bisa menjadi gas seperti LPG, daun jarak yang bisa menjadi bahan bakar kendaraan, atau enceng gondok yang menjadi tas mahal (.. tau tas merk WeBe? Asal Semarang lho, Bukan luar negri), Banyak deh, coba kamu search di google satu-satu (… jangan malaassss 😀 )

Begitu juga dengan sampah anorganik, tidak selamanya dihancurkan dengan dibakar, sebagian orang kreatif menjadikan sampah anorganikmenjadi kerajinan tangan yang bernilai jual. Seperti bungkus detergen yang menjadi tas belanja ibu-ibu, pokoknya banyak deh….

Baca Juga: Cara Menjadi Pebisnis Sukses

Jadi, pada intinya, sampah tidak selamanya menjadi biang kekotoran dan menuai rasa jijik. Jika Kamu-kamu pintar dan kreatif, sampah bisa menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi. Okaiii… segitu dulu pembahasan tentang sampah organik dan anorganik ya, jika ada yang ingin menambahkan, dipersilahkan untuk mengisi komentar dibawah, dan…….. Jangan lupa untuk di Like dan Di Share yaaa di FB kamu, G+ kamu, Tweeter kamu… dimana aja dech.. yang penting jadi berguna. Xie xie…. 😀

1 Comment

Add a Comment
  1. INFONYA BAGUS – lumayan buat tugas besok 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme