tokoternak.com

tempatnya beternak

KONTES AYAM SERAMA: ‘BURGERKILL” JUARA

SEMARANG (KRjogja.com)– Bekerja sama dengan penggemar ayam serama Semarang (PASS) BEM-Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip menggelar kontes nasional ayam Serama di halaman Student Centre Undip Tembalang. Lomba diikuti berbagai kelas mulai anakan sampai dewasa, dengan peserta dari DKI, Jabar, Jateng, Jatim, DIY, Makassar dan Bali, baik dari penggemar maupun penangkar. 

Bertindak sebagai Juri pakar ayam Serama dari Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung dan Jakarta. Tak kurang 200 ekor ayam mengikuti kontes ini. Namun paling menarik pada kelompok dewasa yang memperebutkan gelar best of the best. Keluar sebagai Juara best of the best  ayam “Burgerkill” milik Helme Lambreta dari SIC Surabaya.

Pembantu Dekan III FPP Undip Ir Bambang Sulistiyanto, MAgr Sc,PhD bersama Ketua BEM FPP Aprilian dan Ketua Festival Agriculture Galih Caesar menjelaskan kontes ayam serama ini merupakan kegiatan penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Festival Agriculture (FA) 2014 dan Dies Emas PP Undip.

Ketua BEM FPP Undip yang ikut lomba dengan ayam “Jendral”nya mengaku sulit untuk bertarung di kelas dewasa, karena penangkar profesional banyak bermain di kelas ini. Galih Caesar menjelaskan bahwa rangkaian FA-2014 yang merupakan lomba dengan stakeholder eksternal diselesaikan semua, seperti lomba judging (menilai ternak) yang dimenangkan peserta dari UNS Jodi

Hariyadi dan  Bayu Kristanto sebagai juara I dan II, serta juara III Eko Prasetyo dari Umdip. Juga kontes burung berkicau
bekerja sama dengan penggemar burung Semarang, serta kontes ayam serama. Paling berat adalah mengelola kontes “fashion” ayam serama, karena cukup rumit aturannya, sehingga perlu kerja keras tim untuk mewujudkannya.

Kontes ayam serama di Undip ini kali pertama, sebagai pengganti kontes ayam ketawa pada FA-2014, mengingat prospek ayam serama cukup bagus di tingkat nasional maupun regional ASEAN. Seekor yam serama yang menjadi juara, harganya bisa mencapai Rp 75 juta, dan harga anakan bisa mencapai Rp 5 juta, sebuah peluang bisnis yang menarik bagi para mahasiswa.

“Mahasiswa perlu membangun komunikasi dengan komunitas seperti ini sebagai salah satu cara meningkatkan daya saing produk peternakan, maupun dirinya sendiri ketika lulus nanti” ujar PD III FPP Undip.

Updated: October 14, 2014 — 10:19 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme