tokoternak.com

tempatnya beternak

CARA KAWIN AYAM SERAMA

CARA KAWIN AYAM SERAMA. Ayam serama adalah ayam hias mungil yang berbeda dengan ayam lainnya. Ayam serama sudah biasa berdiri di depan sorotan kamera dan sering berlenggak lenggok di atas catwalk. Yang pastinya ayam serama bahkan bisa mendatangkan keuntungan sampai Rp 15 juta – Rp 20 juta per bulan dari penjualan anakan, ayam remaja, dan indukan.
Meski sama sama berpostur mungil, ayam serama sangat berbeda dari ayam kate, baik penampilan maupun bentuk tubuhnya. Berikut ini ciri-ciri ayam serama yang baik:
  • Kepala seperti tertarik ke belakang, dada membusung, sehingga posisi sayap terlihat vertikal (tegak).
  • Ketika berdiri, sayap dalam posisi tegak, tapi sedikit ke arah belakang, dengan ujung sayap sedikit menyentuh lantai.
  • Postur badan tegap dan bulat. Dada lebih besar dari bagian belakang (punggung).
  • Ekor besar, panjang, tegak, dan tinggi. Bulu ekor utamanya panjang dan melentik di bagian ujung, serta berbentuk seperti huruf V.
  • Kedua kaki tidak begitu rapat, dan selaras dengan ukuran sayapnya. Paha berotot. Taji berada di tengah betis, keras, kecil.
  • Posisi pusat mata dan pusat kaki sejajar ketika berdiri (lihat gambar samping. Mata dan kaki, jika ditarik dengan garis, benar-benar lurus).
  • Memiliki watak pemberani dan percaya diri. Gaya lebih sering ditonjolkan, seperti ingin berkokok dan suka berdiri.
Sebelum kita masuk ke cara perawatan ayam serama, ada baiknya kita terlebih dahulu mengetahui pertumbuhan dari ayam serama itu sendiri. Meski ayam serama sudah mencapai umur dewasa kelamin ketika usianya mencapai 4 – 5 bulan, dan dianjurkan induk yang hendak dikawinkan sudah berusia lebih dari itu, misalnya umur 6 -7 bulan, atau lebih. 
Mengawinkan adalah hal yang paling repot karena kaki jantan yang pendek menyebabkan ayam jantan sering kesulitan melakukanproses kawin. Untuk mengatasi masalah tersebut, beberapa peternak biasanya melakukan kawin buatan, dengan cara tubuh ayam betina didekatkan ke ayam jantan yang siap kawin atau birahi. Ayam betina yang sudah siap kawin biasanya akan jongkok begitu dipegang di bagian punggungnya.
Meski tubuhnya kecil, kemampuan berkembang biak ayam serama tidak kalah dari ayam berukuran besar. Bahkan ayam serama sudah belajar kawin sejak umur  3 bulan.Kondisi kesehatan yang terjaga dengan baik bisa membantu meningkatkan kesuburan ayam. Sebaliknya, suhu lingkungan yang terlalu dingin bisa menurunkan kesuburannya, karena sebagian besar energi digunakan untuk mempertahankan panas tubuh. 
Updated: December 11, 2013 — 11:01 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

tokoternak.com © 2015 Frontier Theme